Polda Papua Ikuti Rapat Virtual Program Pusat Studi Kepolisian, Dorong Penguatan Sinergi dan Solusi Kamtibmas 

Ismaya Rosita
20 Apr 2026 11:17
Polda 0 5
2 menit membaca

Papua – Polda Papua mengikuti rapat koordinasi terkait program Pusat Studi Kepolisian yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting oleh Satgas Pusat Studi Kepolisian Mabes Polri. Kegiatan ini berlangsung di Aula WGA Mapolda Baru, Koya Koso, pada Senin (20/04/2026).

Rapat tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat utama Polda Papua, di antaranya Kabid Kum Polda Papua Kombes Pol. Dedy Sumarsono, S.I.K., M.H., Kabag Binkar Polda Papua AKBP Umar Nasatekay, S.I.K., Kabagstrajemen Birorena Polda Papua AKBP I Nyoman Pujana, S.Sos, M.M., serta personel lainnya.

Sementara itu, secara virtual rapat dipimpin Kasatgas Pusat Studi Kepolisian Irjen Pol. Dr. Susilo Teguh Raharjo, M.Si.

Dalam arahannya, Kasatgas Pusat Studi Kepolisian, Irjen. Pol. Dr. Susilo Teguh Raharjo, M.Si, menekankan pentingnya penguatan program Pusat Studi Kepolisian sebagai langkah strategis Polri dalam merespons dinamika sosial. Ia menjelaskan bahwa ke depan, Polri akan mengoptimalkan Focus Group Discussion (FGD) dengan melibatkan pendekatan pentahelix.

“Kita melibatkan unsur pemerintah daerah, akademisi, dunia usaha, komunitas masyarakat, hingga tokoh agama. Kolaborasi ini bertujuan untuk mendapatkan rekomendasi yang komprehensif dan aplikatif bagi kebijakan Polri,” ujar Irjen Pol. Susilo.

Adapun tema utama yang diangkat dalam rencana FGD mendatang adalah menyasar permasalahan sosial yang sedang menjadi trending topic di masing-masing wilayah. Hal ini dinilai krusial karena isu-isu tersebut seringkali memiliki potensi meluas dan berdampak langsung pada situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Lebih lanjut, Kasatgas menjelaskan bahwa hasil dari studi dan FGD ini nantinya akan diabadikan dalam bentuk publikasi ilmiah atau buku. Hal ini merupakan bagian dari implementasi kerja sama Polri dengan perguruan tinggi berdasarkan Tri Dharma Perguruan Tinggi: pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Target jangka pendek dari penguatan Program Pusat Studi Kepolisian ini adalah terbentuknya persepsi positif masyarakat terhadap kinerja Polri. Dengan dasar kajian yang ilmiah dan kolaborasi lintas sektor, diharapkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri terus meningkat, khususnya menjelang momentum evaluasi dan survei nasional pada Juli mendatang.

Melalui partisipasi dalam forum ini, Polda Papua menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan institusi Polri yang Presisi, adaptif, dan responsif terhadap dinamika sosial masyarakat.(RD)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x