Hari ke-10 Operasi Patuh Cartenz 2026, Polda Papua Sapa Pengendara Lewat Edukasi Humanis

Ismaya Rosita
4 Nov 2026 04:30
Polda 0 8
3 menit membaca

Papua – Memasuki hari ke-10 pelaksanaan Operasi Patuh Cartenz 2026, Polda Papua melalui Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) terus mengedepankan pendekatan humanis dengan menyapa dan memberikan edukasi langsung kepada pengendara kendaraan bermotor bertempat di depan Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Rabu (04/11/2026).

Kegiatan ini melibatkan personel Ditlantas Polda Papua, Satlantas Polres Jayapura, Jasa Raharja, serta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Papua.

Hadir dalam kegiatan tersebut KBO Ditlantas Polda Papua, AKBP Martin W. Asmuruf, S.Sos., M.M., Kasi SIM Ditlantas Polda Papua, Kompol La Liwuto, S.Sos., dan Kasat Lantas Polres Jayapura, AKP Robertus Rengil.

Dalam arahannya, AKBP Asmuruf menekankan pentingnya sinergitas, profesionalisme, serta sikap humanis dalam memberikan pelayanan dan edukasi kepada masyarakat.

Ia juga mengingatkan bahwa pelaksanaan Operasi Patuh Cartenz 2026 tidak hanya berorientasi pada penindakan pelanggaran, tetapi juga mengutamakan upaya preventif melalui sosialisasi dan pemahaman mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas.

Dalam pelaksanaannya, personel turun langsung menyapa pengendara dan memberikan imbauan secara persuasif mengenai penggunaan helm berstandar SNI, kelengkapan surat-surat kendaraan, kepatuhan terhadap rambu-rambu lalu lintas, serta pentingnya menghindari perilaku berkendara yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Selain edukasi keselamatan, kehadiran Jasa Raharja dan Bapenda Provinsi Papua turut memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya kepatuhan terhadap administrasi kendaraan bermotor.

“Sinergi lintas instansi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, baik dalam aspek keselamatan maupun kewajiban sebagai pengguna kendaraan,” ucap AKBP Asmuruf.

Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Papua Kombes Pol. Rahman Wijaya, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan bahwa pendekatan humanis menjadi bagian penting dalam pelaksanaan Operasi Patuh Cartenz 2026 untuk membangun kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.

“Melalui Operasi Patuh Cartenz 2026, kami ingin mengajak masyarakat untuk semakin memahami bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan kebutuhan dan tanggung jawab bersama. Karena itu, personel di lapangan kami tekankan untuk mengedepankan edukasi, menyapa masyarakat dengan santun, serta memberikan pemahaman agar pengendara semakin disiplin dan patuh terhadap aturan lalu lintas,” ungkapnya.

Dirlantas juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap perjalanan, dengan memastikan kondisi kendaraan layak jalan, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta senantiasa mematuhi rambu dan peraturan lalu lintas.

Berdasarkan hasil pelaksanaan Operasi Patuh Cartenz 2026 hari ke-10, petugas memberikan sebanyak 326 teguran lisan, dengan rincian 186 teguran kepada pengendara kendaraan roda dua (R2) dan 140 teguran kepada pengendara kendaraan roda empat (R4).

Selain itu, petugas juga menerbitkan 40 blangko teguran, terdiri atas 30 untuk kendaraan R2 dan 10 untuk kendaraan R4.

Diharapkan, pendekatan yang mengedepankan komunikasi dan edukasi ini tidak hanya meningkatkan kepatuhan pengendara terhadap aturan, tetapi juga membangun budaya tertib berlalu lintas demi menekan risiko kecelakaan serta mewujudkan Kamseltibcarlantas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Papua.(rd)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x