
Papua – Antusiasme masyarakat Papua menyambut laga penentuan antara Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC di Stadion Lukas Enembe terus meningkat.

Di tengah tingginya euforia tersebut, tokoh masyarakat Papua mengajak seluruh suporter untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan nama baik Papua selama pertandingan berlangsung.
Salah satu tokoh masyarakat Papua, Ramses Wally, mengingatkan para pendukung Persipura agar tidak membawa maupun menyalakan flare di area stadion karena dapat merugikan tim kebanggaan Papua itu.
Ia menilai dukungan kepada Persipura seharusnya diwujudkan melalui semangat positif dan sportivitas, bukan tindakan yang berpotensi memicu sanksi dari operator kompetisi.

“Jangan sampai karena euforia sesaat, Persipura justru terkena sanksi. Mari kita dukung tim ini dengan cara yang dewasa dan tertib,” ujarnya di Jayapura, Jumat (8/5/2026).
Selain itu, ia juga meminta panitia pelaksana dan aparat keamanan untuk mengantisipasi praktik percaloan tiket yang dinilai merugikan masyarakat.
Tingginya animo penonton disebut membuka peluang bagi oknum tertentu mencari keuntungan dengan menjual tiket di atas harga resmi.
Ramses turut mengimbau para suporter agar tidak melakukan konvoi dengan atribut negara lain seperti Brasil maupun Argentina saat pertandingan berlangsung.
Menurutnya, momentum tersebut harus menjadi ajang menunjukkan kecintaan penuh terhadap Persipura sebagai simbol kebanggaan masyarakat Papua.
“Kalau datang ke stadion, mari tunjukkan identitas sebagai pendukung Persipura. Ini pertandingan penting untuk masa depan tim kebanggaan kita,” katanya.
Ia berharap seluruh masyarakat Papua dapat bersama-sama menciptakan suasana pertandingan yang aman, nyaman, dan penuh persaudaraan sehingga laga berjalan lancar tanpa gangguan keamanan maupun tindakan yang merugikan klub.
Pertandingan antara Persipura Jayapura dan Adhyaksa FC sendiri menjadi laga krusial dalam perebutan tiket promosi ke Liga 1 Indonesia. Tingginya antusiasme masyarakat terlihat dari ribuan tiket yang telah habis terjual menjelang pertandingan. (RD)


Tidak ada komentar